Walikota Bima Kunjungi Lokasi Penataan Kawasan Wilayah Kota


Walikota Bima, H. A. Rahman H. Abidin melakukan peninjauan sejumlah lokasi penataan kawasan wilayah Kota Bima. Sabtu, 15 Maret 2025.


Penataan wilayah kota adalah kebijakan dan proses perencanaan untuk mengatur pemanfaatan ruang di wilayah kota. Penataan wilayah kota bertujuan untuk mewujudkan kota yang aman, nyaman, produktif, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat dari aspek sosial.


Langkah ini dilakukan untuk membenahi dan mempercepat realisasi visi-misi Kota Bima yang maju, berkesinambungan dan berkelanjutan.


Walau sedang menjalani ibadah puasa, tidak menyurutkan tekad dan semangat Wali Kota Bima untuk meninjau sejumlah lokasi kawasan kota, didampingi Kepala Diskominfotik Kota Bima, Kepala PUPR, Kepala Dinas Pariwisata, Kasat Pol PP, Kabag Prokopim dan Kepala UPTD Air Bersih.


Kawasan yang dikunjungi meliputi, SPAM PDAM Kelurahan Nungga, SPAM Air bersih di kantor Camat Mpunda, kelurahan Jatiwangi, kelurahan Manggemaci, kelurahan Jatiwangi dan destinasi pantai Lawata.


Walikota Bima, H.A Rahman menekankan bahwa perbaikan sistem distribusi air harus segera dilakukan agar masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan dalam mendapatkan akses air bersih. “Dengan adanya langkah-langkah ini, diharapkan pasokan air bersih di setiap kelurahan dapat berjalan lebih lancar dan merata, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan lebih baik,” ujarnya.


Walikota Bima mengatur strategi penyaluran udara bagi wilayah yang mengalami kekeringan. Ia meminta UPTD Air Bersih agar meningkatkan kinerja dan memperbaiki jaringan distribusi agar pasokan udara tetap stabil, terutama di musim kemarau dan perbaikan jaringan distribusi. “Kunjungan ke lingkungan Bedi Manggemaci, Jatiwangi dan Nungga dilakukan untuk melihat kondisi sumber air dan jaringan distribusi yang ada. Sehingga seluruh masyarakat bisa mendapatkan akses air bersih secara merata dan berkelanjutan,” ucapnya.


Sementara di destinasi pantai Lawata, Walikota Bima mendukung penuh penataan pantai lawata, termasuk mensupport anggaran perawatan untuk meningkatkan sarana dan prasarana objek wisata Andalan masyarakat Kota Bima tersebut. "Lawata warisan berharga dari Walikota senior HM Qurais dan H. Muhammad Lutfi yang wajib dijaga dan dikembangkan,” tambahnya.


(***)