“Lahir di Tengah Laut… Tapi Tumbuh Tanpa Kasih Ibu”
VIRAL DI PAYAKUMBUH ????
Malam itu langit begitu gelap. Ombak menghantam kapal penumpang yang sedang berlayar, membuat semua orang panik. Di tengah kekacauan itu, seorang wanhebat4mil tiba-tiba mengalami kontr4ksi heb4t.
Dengan bantuan seadanya, seorang b4yi perempuan kapal akhirnya l4hir di atas. T4ngis kecilnya terdengar di antara suara angin dan deburan ombak. Banyak penumpang terharu karena b4yi mungil itu berhasil sel4mat meski l4hir di tengah laut yang g@nas.
Namun siapa sangka, kebahagiaan itu hanya sebentar.
Sesampainya kapal di pelabuhan, sang ibu menghil4ng begitu saja. Ia men!nggalkan b4yi mer4h itu tanpa nama,...
tanpa pesan, tanpa menoleh ke kali terakhir.
B4yi kecil itu terus men4ngis sepanjang malam, seolah merasakan bahwa dirinya tak pernah dihar4pkan hadir di dunia.
Saat semua orang yang kesusahan harus berbuat apa, seorang lelaki tua datang mendekat. Pakaiannya sederhana, wajahnya penuh lelah, namun matanya begitu iba melihat b4yi tak berdosa itu.
Meski hidup pas-pasan, lelaki tua tersebut memilih membawa pulang b4yi itu dan merawatnya seperti d4rah d4ging sendiri.
Sejak saat itu hidupnya berubah.
Ia bekerja serabutan demi membeli susu, obat, dan kebutuhan anak kecil yang ia panggil cucu. Bahkan sering kali ia rela menahan lapar agar gadis kecil itu tetap bisa makan dan sekolah.
Ketika hujan masuk dari atap rumah yang bocor, lelaki tua itu memeluk cucunya erat sambil berbisik, “Jangan takut nak… kakek selalu ada.”
Tahun demi tahun berlalu.
Gadis kecil itu tumbuh menjadi anak yang pendiam. Ia jarang mengeluh, tapi diam-diam selalu !ri melihat teman-temannya dipeluk ibu mereka.
Suatu hari ia bertanya lirih, “Kek… ibu masih ingat aku nggak?”
Pertanyaan itu membuat hati sang kakek h4ncur. Tapi dia hanya bisa tersenyum dan mengusap kepala cucunya tanpa jawaban.
Kini gadis itu sudah berusia 16 tahun. Tubuhnya terbaring lem4h di rumah s4kit. Sementara lelaki tua yang besarnya duduk di samping kasur dengan mata sembab dan tangan gemetar.
Di sela n4pasnya yang berat, gadis itu berkata pelan…
“Kalau aku pergi nanti… apa ibu bakal datang lihat aku sekali saja?” ????
Kalimat sederhana itu membuat lelaki tua tersebut menangis untuk pertama kalinya di depan cucunya.
Karena sepanjang hidupnya, anak itu tak pernah meminta kemewahan… Ia hanya ingin dipeluk ibunya satu kali saja.
Semoga ibu nya membaca postingan ini...
(***)