YATIM PIATU, RAWAT INAP 7 HARI SENDIRIAN TANPA DIJENGUK SIAPAPUN



Begitu menyayat hati melihat pemuda ini. Menjadi yatim piatu, ia tak punya ayah ibu, tak ada saudara dekat yang bisa diandalkan. 


Saat jatuh sakit dan harus dirawat di rumah sakit selama 7 hari penuh, ia menjalani semuanya sebagai diri saja.


Dari mulai mendaftar, urus administrasi, membeli keperluan, makan, minum, sampai mengganti baju dan menjaga diri sendiri, semuanya ia kerjakan sendiri. Tak ada satu pun keluarga atau kerabat yang datang menjenguk, menyuapi, atau sekadar menemani bicara di samping kasurnya. 


Lihatlah saat ia makan... wajahnya yang tertunduk lesu, tak ada senyum, tak ada pembicaraan hangat. Hanya ada kebisuan dan rasa sepi yang membingungkan. Di saat orang lain sakit didampingi orang tua atau pasangan, ia hanya bisa menggenggam tangannya sendiri,


berusaha kuat menahan air mata agar tak jatuh. 7 hari yang berat, panjang, dan sepi. Ia buktikan betapa kerasnya hidup seorang yatim yang harus berdiri sendiri di dunia ini. 


Mari kita doakan: Semoga pemuda ini selalu diberi kekuatan, kesehatan, dan kebahagiaan ganda dari Allah SWT. Semoga kesendirian ini berubah menjadi kemuliaan di masa depan. Aamiin . (***)