Biografi Muhammad Putera Ferryandi

???????????????????????????????? ???????????????????????????????? ???????????????????????? ????????????????????????????????????


Muhammad Putera Ferryandi, S.IP., M.IP, atau akrab disapa Dae Yandi, merupakan putra keturunan Kesultanan Bima. Ia adalah putra pertama dari Almarhum H. Ferry Zulkarnain, ST, Sultan Bima ke-XVI, dan Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE., M.IP, Bupati Bima dua periode 2015–2024 yang saat ini menjabat sebagai Wakil Gubernur NTB.


Berdasarkan Keputusan Tim Sembilan Majelis Adat Sara Dana Mbojo Nomor 01/Ncuhi/VII/2016, Dae Yandi dinobatkan sebagai Jenateke XVII. Gelar Jenateke merupakan gelar untuk Putra Mahkota Kesultanan Bima sebelum dinobatkan menjadi Sultan. Pemegang gelar ini bertugas menjaga dan melestarikan adat budaya Mbojo, memimpin upacara adat, menjadi panutan kaum muda, serta memegang tongkat estafet kepemimpinan adat Kesultanan Bima.


Dae Yandi lahir di Dompu pada 12 Desember 1995. Ia menempuh pendidikan dasar di SDN 02 Kota Bima, lalu melanjutkan ke MTSN 1 Bima dan SMAN 1 Kota Bima. Setelah lulus SMA, ia melanjutkan studi di Universitas Padjadjaran jurusan Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, dan lulus pada tahun 2017.


Sejak SMA hingga kuliah, ia aktif di berbagai kegiatan formal dan informal. Beberapa di antaranya adalah Ketua OSIS periode 2011–2012, Ketua Pramuka SMA, peraih juara keranjang antar-SMA se-Pulau Sumbawa tahun 2011, serta inisiator kegiatan promosi pariwisata Kabupaten Bima seperti Teka Tambora dan Jelajah Alam Bima.


Pada tahun 2019, Dae Yandi memulai debutnya di dunia politik profesional dengan mencalonkan diri sebagai calon legislatif dari Partai Golkar untuk Dapil II, meliputi Kecamatan Bolo dan Madapangga. Ia memperoleh 4.729 suara dan ditetapkan sebagai Anggota DPRD Kabupaten Bima periode 2019–2024. 


Melalui seleksi internal Partai Golkar yang saat itu meraih kursi terbanyak di Kabupaten Bima, ia terpilih menjadi Ketua DPRD Kabupaten Bima. Pada usia 23 tahun, ia menjadi Ketua DPRD termuda di Indonesia.


Tahun 2024, Dae Yandi mencalonkan diri sebagai Bupati Bima berpasangan dengan Umi Rostinah, istri mantan Wakil Bupati Bima H. ??Dahlan M. Noer. Pasangan ini kalah dari pasangan Ady–Irfan yang terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bima periode 2025–2030.


Saat ini, Dae Yandi disebut akan kembali maju pada Pilkada 2030 mendatang sebagai calon Bupati Bima dengan dukungan penuh dari para simpatisan. (***)