TGH H. Ramli H. Ahmad
TGH. Dr. H. Ramli H. Ahmad, M.AP. merupakan salah satu ulama kharismatik dan tokoh pendidikan Islam terkemuka asal Bima, Nusa Tenggara Barat. Beliau dikenal luas sebagai pimpinan Pondok Pesantren Al-Husainy Kota Bima sekaligus tokoh yang melanjutkan perjuangan dakwah dan pendidikan Al-Qur'an yang dirintis oleh mertuanya, TGH. Abubakar Husainy, qori internasional legendaris asal Bima.
Beliau lahir di Santi, Kabupaten Bima, pada tanggal 24 Mei 1956. Sejak muda, Ramli Ahmad dikenal memiliki bakat yang kuat dalam seni membaca Al-Qur'an dan pendidikan keagamaan. Lingkungan religius Bima yang kuat dengan tradisi tilawah Al-Qur'an membentuk perjalanan hidup hingga menjadi salah satu tokoh penting dalam pembinaan qori dan qoriah di Nusa Tenggara Barat.
Dalam perjalanan hidupnya, beliau dikenal sebagai sosok yang sederhana, santun, berwibawa, dan sangat dekat dengan masyarakat. Selain aktif sebagai ulama dan pendidik, beliau juga pernah mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bima dan mengakhiri masa kerjanya sebagai Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kota Bima.
Nama TGH. Ramli H. Ahmad mulai dikenal luas di tingkat nasional setelah meraih prestasi sebagai qori terbaik pada Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat nasional tahun 1984. Prestasi tersebut memperkuat reputasi Bima sebagai salah satu daerah penghasil qori dan qoriah terbaik di Indonesia. Beberapa sumber juga menyebut beliau pernah tampil di forum tilawah internasional dan aktif menjadi Dewan Hakam Nasional MTQ.
Peran terbesar beliau terlihat dalam pengembangan Pondok Pesantren Al-Husainy Kota Bima. Setelah wafatnya TGH. Abubakar Husainy pada tahun 1982, perjuangan pendidikan Al-Qur'an dilanjutkan oleh TGH. Ramli Ahmad bersama keluarga besar Yayasan Nurul Qur'an. Beliau kemudian mendirikan Pondok Pesantren Al-Husainy secara formal pada tanggal 12 Oktober 1992 di Kelurahan Monggonao, Kecamatan Mpunda, Kota Bima.
Pesantren tersebut berkembang menjadi salah satu pusat pendidikan Islam terbesar dan paling berpengaruh di Bima. Di bawah kepemimpinannya, Pondok Pesantren Al-Husainy dikenal sebagai lembaga yang berhasil melahirkan banyak qori, qoriah, hafiz, dan hafizah berprestasi hingga tingkat nasional dan internasional.
Selain pendidikan formal seperti Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah, beliau juga aktif mengembangkan pelatihan nonformal berupa halaqah Al-Qur'an, pengajian masyarakat, pelatihan tilawah, serta dakwah ke berbagai wilayah di Kabupaten dan Kota Bima. Para ustaz dan pembina pesantren bahkan sering turun langsung ke desa-desa untuk memberikan pelatihan agama kepada masyarakat.
Dalam bidang organisasi dan sosial-keagamaan, beliau dipercaya memegang berbagai amanah penting, antara lain:
Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Bima,
Dewan Hakam Nasional MTQ,
Wakil Ketua Yayasan Masjid Agung Al-Muwahidin Kota Bima,
tokoh pembina tilawah Al-Qur'an di NTB,
serta penggerak pendidikan Islam berbasis pesantren di Bima.
Beliau juga dikenal sebagai figur yang terus menjaga kesinambungan perjuangan “membumikan Al-Qur'an” di Bima. Di bawah kepemimpinannya, Pondok Pesantren Al-Husainy tidak hanya menjadi lembaga pendidikan agama, tetapi juga menjadi pusat pelatihan moral, dakwah, dan kaderisasi generasi Qur'ani di Pulau Sumbawa.
Pada tanggal 25 Juli 2021, TGH. Dr. H. Ramli H. Ahmad, M.AP. wafat di RSUD Kota Bima dalam usia sekitar 67 tahun. Kepergian beliau menjadi duka besar bagi masyarakat Bima, dunia tilawah nasional, serta keluarga besar pesantren Al-Husainy. Beliau dimakamkan di kompleks Pondok Pesantren Al-Husainy Kota Bima, tempat yang selama puluhan tahun menjadi pusat pengabdiannya kepada umat dan pendidikan Al-Qur'an.
Warisan terbesarnya bukan hanya bangunan pesantren atau jabatan yang pernah diemban, melainkan lahirnya generasi qori, hafiz, dan santri yang meneruskan tradisi keilmuan Islam dan kecintaan terhadap Al-Qur'an di Bima dan Nusa Tenggara Barat.
Posisi Historis
TGH. Dr. H. Ramli H. Ahmad, M.AP. dikenang sebagai:
Pimpinan Pondok Pesantren Al-Husainy Kota Bima,
penerus perjuangan dakwah TGH. Abubakar Husainy,
qori nasional dan pembina tilawah Al-Qur'an,
tokoh pendidikan Islam di Bima,
serta salah satu tokoh penting dalam perkembangan tradisi MTQ dan pembinaan Al-Qur'an di Nusa Tenggara Barat.
Catatan Penulis
Profil ini disusun berdasarkan penelusuran berbagai sumber publik, dokumentasi pesantren, arsip penelitian akademik tentang Pondok Pesantren Al-Husainy, pemberitaan media daerah, wawancara sejarah yang terdokumentasi, serta mengenai catatan kiprah TGH. Dr. H. Ramli H. Ahmad, M.AP. dalam pendidikan Islam dan pembinaan Al-Qur'an di Bima.
Sebagian data biografis rinci masih terbatas dalam dokumentasi publik sehingga penulisan dilakukan dengan mengutamakan informasi yang paling konsisten terdapat dalam sumber akademik, dokumentasi pesantren, dan pemberitaan yang dapat divalidasi. Profil ini masih dapat disempurnakan apabila di kemudian hari tersedia dokumen resmi atau data tambahan yang lebih lengkap.