Umi Dinda, Wanita Pertama Pimpin NTB
Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, MIP merupakan salah satu tokoh pemimpin perempuan paling berpengaruh di Nusa Tenggara Barat (NTB). Ia dikenal luas berkat kombinasi unik antara pendekatan keibuan yang sarat empati sosial dan ketangguhan politik di panggung pemerintahan daerah.
Beliau menorehkan sejarah emas sebagai bupati perempuan pertama di NTB saat memimpin Kabupaten Bima selama dua periode. Melalui konsistensi pengabdian dan basis massa yang mengakar kuat di Pulau Sumbawa, kiprah politiknya kini merambah ke tingkat provinsi setelah resmi dilantik sebagai Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat pendamping Gubernur Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, S.IP., M.Si.
???????????????????????????? ????????????????????????????
Nama Lengkap : Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, MIP
Nama Populer : Umi Dinda
Tempat, Tanggal Lahir : Dompu, Nusa Tenggara Barat, 19 November 1981
Agama: Islam
Profesi : Birokrat dan Politisi
Latar Belakang Keluarga : Merupakan istri dari almarhum H. Ferry Zulkarnain, ST (Bupati Bima periode 2005–2013 dan Sultan Bima ke-17). Beliau juga ibunda dari Muhammad Putera Ferryandi, SIP, MIP, yang menjabat sebagai Ketua Golkar Kabupaten Bima.
???????????????????? ???????????????????????????????? ????????????????????????????????????????
Hj. Indah Dhamayanti Putri menempuh pendidikan dasar dan menengah di NTB, sebelum akhirnya merampungkan studi tinggi di bidang ekonomi dan ilmu politik guna meningkatkan kapasitasnya di ranah keterbatasan:
* SD Negeri 1 Dompu (Lulus 1993)
* SMP Negeri 1 Mataram (Lulus 1998)
* Strata I (S1) Sarjana Ekonomi STIE Bima (Lulus 2018)
* Strata II (S2) Magister Ilmu Politik Universitas Padjadjaran (Lulus 2021)
(Catatan Verifikasi : Mengenai penulisan gelar pada judul "SIP", berdasarkan dokumen persetujuan akademis dan administrasi negara terbaru, beliau secara resmi menyandang gelar Magister Ilmu Politik/MIP untuk jenjang pendidikannya).
Pengembalian Dana
Perjalanan karier pemerintahan Umi Dinda bergerak linier dari daerah legislatif hingga mencapai kursi eksekutif tingkat provinsi:
- Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima (2014–2015) Menjadi langkah awal keterlibatan langsungnya di politik praktis pasca-berpulangnya sang suami pada akhir tahun 2013.
- Bupati Bima Periode Pertama (2016–2021) Berpasangan dengan Drs. H. Dahlan M. Noer, M.Pd., beliau terpilih dan mencetak sejarah sebagai kepala daerah perempuan pertama di Pulau Sumbawa dan NTB.
- Bupati Bima Periode Kedua (2021–2025) Kembali dipercaya oleh masyarakat Bima untuk melanjutkan kepemimpinan pada periode kedua dengan fokus penguatan sektor agraria dan infrastruktur daerah.
- Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (2025–Sekarang) Menapak ke tingkatan yang lebih tinggi, beliau maju dalam Pilkada Serentak dan berhasil memenangkan mandat masyarakat sebagai Wakil Gubernur NTB ke-6. Ia resmi dilantik oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara pada tanggal 20 Februari 2025.
???????????????????????? ???????????????????????????????????????? ???????????? ???????????????????????????????????????????? ????????????????????????
Sejak usia muda, ia telah terbiasa memimpin organisasi kemasyarakatan dan kepanduan. Umi Dinda tercatat aktif sebagai Ketua Kwarcab Pramuka Kabupaten Bima. Di sisi lain, kedudukannya sebagai bagian dari inti keluarga Kesultanan Bima menjadi pilar penting dalam melestarikan tradisi kebudayaan *Dana Mbojo* dan melekatkan nilai-nilai budaya di tengah masyarakat.
Di ranah politik struktural, loyalitasnya pada Partai Golongan Karya (Golkar) memberikannya jabatan strategis sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Bima, menjadikannya salah satu motor penggerak politik utama partai berlambang beringin tersebut di Pulau Sumbawa.
????????????????aktivitas ???????????????????????? ???????????? ???????????????????????????????????????? ????????????????????????????
Gelar “Umi” yang disematkan masyarakat bukan sekadar panggilan formalitas karena telah menunaikan ibadah haji, melainkan cerminan dari gaya kepemimpinannya yang humanis. Sepanjang masa baktinya, ia dikenal sangat responsif terhadap isu-isu kesejahteraan keluarga, pemberdayaan perempuan melalui forum GOW/PKK, serta pembinaan generasi muda.
Pendekatan keibuan ini paling tampak dalam aksi-aksi tanggap darurat kepedulian sosialnya, di mana ia secara konsisten turun langsung ke akar rumput guna mendengarkan keluh kesah masyarakat, memeluk warga yang bersumpah saat tertimpa bencana, serta mengedepankan musyawarah yang teduh dalam menyelesaikan berbagai dinamika wilayah.
???????????????? ????????????????????????????????????????????????
Hj. Indah Dhamayanti Putri menanamkan gaya kepemimpinan yang persuasif, komunikatif, dan berbasis kultural. Kelebihannya terletak pada kemampuan meredam ketegangan politik lokal yang dinamis dengan pembawaannya yang tenang dan mengayomi, selayaknya figur ibu bagi daerah yang dipimpinnya. Kendati demikian, ia tetap menunjukkan ketegasan birokratis saat melaksanakan kebijakan strategi pembangunan daerah.
???????????????????????????? ????????????????????????????
Profil ini disusun berdasarkan himpunan data sekunder dari lembaran negara resmi, portal berita terverifikasi, arsip Pemerintah Provinsi NTB, serta rekam aktivitas publik Hj. Indah Dhamayanti Putri. Penyelarasan riwayat jabatan eksekutif dan gelar akademik dalam draf ini telah disesuaikan dengan status pelantikan serentak oleh Kepala Negara per Februari 2025 demi menyajikan informasi publik yang mutakhir, akurat, dan valid.
(***)