Wali Kota Bima Resmi Buka STQ-H Kelurahan Penanae, Perkuat Syiar Al-Qur'an di Tengah Masyarakat


Prokopim Kota Bima, 4 Juli 2026 – Wali Kota Bima, HA Rahman, SE, secara resmi membuka Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadits (STQ-H) Tingkat Kelurahan Penanae Kecamatan Raba Kota Bima Tahun 1447 H/2026 M yang berlangsung di Arena STQ-H Lingkungan Wenggo RT 012 RW 006, Kelurahan Penanae.

Kegiatan tersebut menghadirkan Wali Kota Bima didampingi Camat Raba, Lurah Penanae, Ketua MPQ Penanae, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang memadati arena STQ-H sebagai bentuk dukungan terhadap syiar Islam dan pembinaan generasi Qur'ani.

Dalam perayaannya, Wali Kota menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas semangat kebersamaan masyarakat Penanae yang mampu menyelenggarakan STQ-H dengan meriah meskipun di tengah kondisi fiskal daerah yang sedang menghadapi berbagai tantangan. Menurutnya, semangat gotong royong dan kekompakan seluruh elemen masyarakat merupakan modal utama dalam membangun daerah.

Wali Kota menegaskan bahwa STQ-H bukan sekedar ajang perlombaan untuk mencari peserta dengan suara terbaik atau hafalan terbanyak, melainkan menjadi ikhtiar bersama dalam menyemarakkan syiar Islam serta membangun masyarakat yang menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup. Nilai-nilai Al-Qur'an katanya harus tercermin dalam tuturan kata, sikap, perilaku, serta kehidupan bermasyarakat sehingga tercipta keharmonisan, persatuan, dan saling menghormati.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh dewan hakim yang telah dilantik. Ia berharap seluruh dewan hakim dapat menjaga profesionalisme, objektivitas, dan integritas dalam menjalankan tugas sehingga mampu melahirkan qari, qariah, hafiz, dan hafizah terbaik yang nantinya dapat mengharumkan nama Kota Bima di tingkat yang lebih tinggi.

Kepada seluruh peserta, Wali Kota berpesan agar terus menjaga semangat dalam mempelajari, menghafal, memahami, dan mengamalkan Al-Qur'an. Menurutnya, generasi yang dekat dengan Al-Qur'an akan menjadi generasi yang berakhlak mulia serta mampu membawa keberkahan bagi keluarga, masyarakat, dan daerah.

Dalam Serangkaiannya, Wali Kota juga menyampaikan secara terbuka kepada masyarakat bahwa pada tahun 2026 Pemerintah Kota Bima menghadapi tantangan fiskal yang cukup berat, di mana kapasitas APBD mengalami penurunan lebih dari Rp300 miliar dibandingkan tahun sebelumnya. 

Kondisi tersebut mengharuskan pemerintah melakukan efisiensi serta menetapkan skala prioritas dalam penggunaan anggaran daerah. Meski demikian, ia menegaskan bahwa pembinaan keagamaan dan kegiatan syiar Islam seperti STQ-H tetap menjadi perhatian karena memiliki peran penting dalam membentuk karakter masyarakat.

Mengakhiri Perayaannya, Wali Kota kembali menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Lingkungan Wenggo dan Kelurahan Penaae atas kebersamaan, kekompakan, dan kehangatan yang diberikan dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Wali Kota Bima secara resmi membuka Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadits (STQ-H) Tingkat Kelurahan Penaae Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi, yang ditandai dengan pemukulan gong sebagai simbol dimulainya pelaksanaan STQ-H, kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama. (***)