Safari Ramadhan, Sekda Sampaikan Amanat Wali Kota Bima
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bima, Drs. H. Mukhtar, MH saat melaksanakan Safari Ramadhan di Masjid An Nur Kelurahan Rabadompu Barat Kecamatan Raba, Selasa malam (18/3/2025). Dalam kesempatan itu, Sekda menyampaikan beberapa poin penting, yang merupakan amanat dari Walikota Bima, terkait dengan program-program pemerintah kedepan.
Mengawali Serangkaiannya, H. Mukhtar menyampaikan salam takzim dari Walikota Bima, serta permohonan maaf yg seluas-luasnya, karena sedianya Walikota Bima hadir di tengah-tengah jamah Masjid An Nur malam ini, untuk melaksanakan safari Ramadhan, Namun karena ada tugas luar yang lebih penting, yang harus dijalankan, sehingga Walikota tidak dapat hadir pada malam ini.
“Pada kesempatan ini, saya sampaikan salam takzim Walikota Bima, serta permohonan maafnya, karena beliau tidak dapat hadir di sini”, ungkap Mukhtar.
setara yang diamanatkan oleh, Walikota Bima, H. Mukhtar sampaikan beberapa perihal, yang menjadi catatan penting yang harus dikerjakan oleh pemerintah, adapun persoalan yang paling mendasar yakni, masalah sampah, Walikota Bima sekarang menilai bahwa Kota Bima, terlalu banyak sampah, di tambah lagi banyaknya lapak-lapak pembohong, Pedagang Kaki Lima (PKL) yang tidak teratur, hewan ternak yang membantu, semua itu memberi citra buruk, dan tidak ada Kota Bima, sebagai daerah perkotaan.
“Atas nama Pemerintah Kota Bima, kami mengajak seluruh masyarakat Kota Bima, untuk menjaga kebersihan, perduli terhadap lingkungan, dan jangan biarkan hewan ternak berkeliaran”, ujarnya.
Persoalan lain yang diambili oleh H. Mukhtar pada kesempatan ini, yakni adanya tawuran pelajar, yang baru-baru ini terjadi, hingga menelan korban jiwa, di tambah lagi maraknya peredaran narkoba, miras, judi on line, sabung ayam, dll, itu semua merupakan penyakit sosial, yang memerlukan perhatian serius dari pemerintah.
“Saya berharap, persoalan di atas, butuh perhatian kita semua, jangan biarkan anak-anak kita menjadi korban segala bentuk penyakit sosial yang ada, mari kita jaga keluarga, dan anak-anak kita”, harapnya.
Poin terakhir yang diungkap oleh H. Mukhtar yakni, munculnya kasus penyakit demam berdarah, yang menurut catatan Dinas Kesehatan, penyakit DBD, sudah mencapai 69 kasus, dan telah memakan korban sebanyak 2 orang, hal ini cukup memprihatinkan, dan menjadi PR bagi Pemerintah Kota Bima, dan kita semua tentunya, untuk kita tanggulangi bersama.
“Saya mengajak, mari kita perangi bersama, kita tanggulangi bersama wabah penyakit demam berdarah ini, dengan kita sama-sama menjaga, dan peduli terhadap kebersihan lingkungan di sekitar kita”, ajaknya.
Kegiatan safari Ramadhan ini berjalan penuh khidmat, diikuti, dan dihadiri sejumlah pejabat teras Kota Bima, antara lain, Inspektur, Asisten III, Staf Ahli Bid. Kesra Kemasyarakatan, dan SDM, Kabag Kesra, Kabag Ekonomi, Kabag Pemerintahan, Kabag LPBJ, Kabag Hukum, Seluruh Sekretaris OPD, Camat, Lurah, serta seluruh jajaran se Kecamatan Raba.
(***)