Pelatihan Usai, BGTK NTB Harap Pemangku Kepentingan Dukung Penuh Penuntas PM
Lokus (Tempat) SMAN 1 Kota Bima, diikuti oleh kelompok Kepala Sekolah yang terbagi dalam 2 Kelas (24 orang kepsek per kelas). Untuk k egiatan pada rangkaian Training In Service Learning (IN-2) PM di Kota Bima ini BGTK NTB menempatkan dibeberapa lokus, seperti di Aula SMAN 4 Kota Bima untuk kelompok guru sebanyak 5 kelas (Peserta sekitar 20 - 30 orang per kelas), dengan 11 fasil (narasumber).
Kegiatan talkshow ( Training In Service Learning) yang akan berakhir Minggu 30 November 2025 besok bertempat di Aula SMKN 4 Kota Bima (Kolo - Asakota).
Sosialisasi PM IN-2 ini adalah sesi peserta berbagi pengalaman mereka menerapkan PM di sekolah masing-masing selama tahap On The Job Training (OJT) sudah berlangsung 3 bulan yang lalu.
Widya Iswara BGTK NTB bersama Samsul Mujahidin, M.Hum didampingi Surya Jaya, ST, M.Pd. Sam (Sapaan Samsul Mujahidin) menjelaskan dengan adanya pelatihan PM yag sudah berjalan 3 bulan ini dapat diterapkan di sekolah-sekolah oleh Kepsek dan 2 orang perwakilan ini dan sekaligus pengimbasan bagi sekolah lainnya baik melalui Komunitas Belajar (Kombel). “PM bukan kurikulum yang baru, akan tetapi pendekatan holistik yang tekanan pada pemahaman utuh dan bermakna melalui olah pikir, olah hati, olah rasa, dan olah raga, bukan hanya menghafal fakta. Dan bertujuan menciptakan suasana belajar yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan agar siswa dapat mencakup materi dengan kehidupan nyata dan mengembangkan keterampilan berpikir kritis,” katanya.
Dirinya juga mengharapkan bagi peserta yang mengikuti pelatihan PM dapat menginspirasi guru untuk menerapkan metode yang lebih efektif serta bermakna dalam pembelajaran nantinya, sehingga pembelajaran tersebut dapat memberikan dampak positif bagi seluruh siswa di NTB, khususnya di Kota Bima.
Talkshow PM Batch 1 tahap IN-2 diadakan sebagai bagian akhir dari pelatihan untuk guru dan kepala sekolah, dengan tujuan memfasilitasi evaluasi, refleksi, dan diseminasi praktik baik dari implementasi pembelajaran mendalam. Kegiatan ini menampilkan berbagi pengalaman nyata dan hasil karya inovatif dari para peserta pelatihan kepada pemangku kepentingan seperti kepala sekolah, guru lain, dan wali murid, dengan format diskusi atau talkshow.
Para peserta (Kepsek dan guru) yang terdiri dari jenjang TK/SD : 1 kepsek dan 2 orang guru (guru kelas atas dan bawah), dan jenjang SMP/SMA/SMK : 1 kepsek dan 3 guru (Guru Mapel IPA, Bahasa Humaniora dan Produktif).
Sementara untuk narasumber (Fasil) untuk Kota Bima sebanyak 16 orang, untuk kelompok kepsek 4 orang fasil dan kelompok guru 12 orang fasil. “Para fasil ini sebelumnya sudah melalui seleksi yang ekstra ketat dan sudah mengikuti pelatihan tentang PM sebelumnya dan mereka dibiayai oleh BGTK NTB,” urai Sam.
Menutup diskusinya, Sam didampingi Surya sangat berharap kepada Kepala Daerah untuk mendukung penuntasan PM ini dan kita harus sama-sama bersemangat untuk mencerdaskan generasi bangsa dan hal tersebut tidak dibebankan kepada guru saja, akan tetapi semangat gotong royong dari seluruh pihak, mulai dari pemangkuan kebijakan sangat diharapkan, ditutup.
Adapun nama-nama Fasil hebat yang bertugas pada kelompok Kepsek, yakni :
- Fris Wahyudin, S.Pd., M.Pd (Kepala SMPN 14 Kota Bima)
- Nurfatuh, S.Pd. SD (Kepala SDN 28 Melayu)
- Retno Utami, SE, S.Pd., M.Kos (Kepala TK Kusuma Bangsa), dan
- Dedy Rosadi, S.Pd., M.Pd (Kepala SMAN 1 Kota Bima)
Sedangkan para fasil kelompok guru yakni :
- Bambang Setiawan, M.Pd
- Saifullah, M.Pd (Guru SMAN 1 Kota Buma)
- Imam Bukhari, M, Pd (Guru SMKN 3 Kota Bima)
- Taman Firdaus, M.Pd (Guru SMAN 4 Kota Bima)
- Hidayaturrahman, S.Pd. Gr (Guru SMPN 12 Kota Bima)
- Reni Ayu Rukmana Dewi, S.Pd
- Faridah, S.pd
- Muhamad, S.Pd (Guru SDN 28 Melayu)
- Asikin, S.Pd (Plt Kepala SDN 2 Suntu)
- Erdin, S.Pd (Guru SDN 5 Rabangodu Utara)
- Mira Wijayanti, S.Pd
- Ulul Albab, S. Pd.